Kolom

Beranda Publikasi Kolom Halaman 20

Gunung Di Balik Mitos dan Kosmos

0
Oleh: Tjahjono Widijanto (penyair, esais, dan doktor pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Tinggal di Ngawi, Jawa Timur) Dalam kultur masyarakat tradisional, konsep metafisis tidak dirumuskan...

Kontestasi Wacana “Islam Radikal” versus “Islam Moderat”

0
Oleh Zaprulkhan (Doktor Filsafat Islam dan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik, Bangka Belitung. Ia telah menulis...

Dimensi Sufisme Praksis Islam

0
Oleh: Irwan Masduqi (alumnus Universitas Al-Azhar, Mesir, dan pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah II, Mlangi, Nogotirto, Sleman, Yogyakarta) “(Nabi) Muhammad adalah kepala kaum sufi” (Annemarie Schimmel,...

Peringatan Maulid Nabi di Kampung

0
Oleh: Achmad Munjid (staf pengajar di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. Ia Memperoleh gelar doktor dari Temple University, Philladelphia, Amerika Serikat) Bulan Maulud adalah...

Bergoyang Sambil Berdoa: Menelisik Relasi Musik Dangdut dan Religi

0
Oleh: Michael HB Raditya (Peneliti di LARAS: Studies of Musics in Society dan editor Jurnal Kajian Seni, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta) Sudah...

In Memoriam Prie GS: Selamat Jalan Sastrawan-Sufi yang Humoris

0
Oleh: Sumanto Al Qurtuby (Direktur Nusantara Institute) Betapa kagetnya hari ini saya membaca berbagai kabar berita tentang wafatnya Mas Prie GS yang konon diakibatkan oleh...
Agama dan Kepercayaan Nusantara

Jawa, Islam dan Nusantara: Memposisikan Agama dalam Keragaman Budaya

0
Penelitian ini akan disajikan ke dalam enam bab. Bab pertama berisi latar belakang penelitian, identifikasi masalah, ruang lingkup, pertanyaan penelitian, beberapa penelitian terdahulu dengan tema terkait, metode penelitian, dan sistematika pembahasan. Melalui bab pendahuluan ini, kegelisahan akademis serta fokus penelitian yang akan dilakukan diharapkan dapat dipahami. Bab dua berisi penjelasan tentang pengertian dan ruang lingkup kebebasan beragama, serta penjelasannya dalam al-Quran dan hadis. Pembahasan ini bertujuan untuk mengambil kesimpulan konsep kebebasan beragama di dalam Islam yang akan dijadikan sebagai parameter untuk menilai kebebasan beragama di dalam S{ah}i>fah al-Madi>nah dan al-Syuru>t} al-‘Umariyah. Bab tiga berisi pembahasan tentang kondisi sosial masyarakat Madinah yang menjadi latar belakang terbentuknya S{ah}i>fah al-Madi>nah, konstruksi kebebasan beragama dalam S{ah}i>fah al-Madi>nah, pandangan para sarjana, serta analisis berbagai kemungkinan S{ah}i>fah al-Madi>nah dijadikan sebagai sumber hukum di dalam Islam. Melalui penjelasan demikian diharapkan dapat menjawab pertanyaan pertama dalam penelitian ini. Bab empat mengkaji al-Syuru>t} al-‘Umariyah yang dimulai dari uraian tentang keberagaman riwayat tentangnya, latar belakang kemunculan Perjanjian Umar yang disebut dengan al-‘Uhdah al-‘Umariyah dan riwayat Perjanjian Umar yang diistilahkan dengan al-Syuru>t} al-‘Umariyah. Al-Syuru>t} al-‘Umariyah selain akan dikaji sisi riwayat dan sejarahnya, juga dijelaskan kontruksi kebebasan beragama di dalam isinya, serta dampaknya terhadap fikih.
https://www.mitrekasatata.com/

Sejarah Majapahit: Struktur Pemerintahan & Pembagian Area Kerajaan

0
Oleh : Yuda Prinada (Reporter Tirto.id) Kerajaan Majapahit tercatat dalam sejarah pernah menjadi kemaharajaan besar di Nusantara sejak akhir abad ke-13 hingga abad ke-16 Masehi....
Ilustrasi: Rencongpos

Menjaga Eksistensi Bahasa Daerah

0
Oleh: Roy Martin Simamora (Dosen PSP ISI Yogyakarta & alumnus National Dong Hwa University, Taiwan) Bahasa adalah kumpulan simbol yang membentuk sistem yang digunakan untuk...

Semangat Kebangsaan Islam Nusantara

0
Oleh: Fathorrahman Ghufron (Wakil Katib PWNU Yogyakarta dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama Fakultas Saintek UIN Sunan Kalijaga) Pada mulanya, Indonesia adalah serapan perkumpulan massa...
tarekat, politik dan penguasa

Tarekat, Politik dan Penguasa: sebuah dinamika JATMAN

0
Oleh: Achmad Jauhari Umar (Mahasiswa Pascasarjana CRCS, Universitas Gajah Mada) Polda Metro Jaya telah telah mengadakan Silaturahmi Nasional Lintas Agama pada (27/12) di Jakarta dengan tema...
KI Ageng Basyariah

Ki Ageng Basyariah, Leluhur Gus Dur di Madiun

0
Oleh: Rijal Mumazziq Z (Rektor Institut Agama Islam al-Falah Assunniyyah Kencong Jember) Ketika terjadi Geger Pacinan yang menumbangkan tahtanya, 1742, Paku Buwono II melarikan diri...