Gamelan, Warisan Berharga dari Indonesia
Jauh sebelum gamelan secara aklamatif diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO pada sidang ke-16 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage, 15 Desember 2021 di Paris Perancis, polemik tentangnya sebagai sebuah alat musik berharga negeri ini sudah lama dipatik.
Pengaruh Shamanisme dalam Pembentukan Budaya Musik Indonesia Baratdaya
Oleh Sunarto (Pengajar Filsafat dan Musikologi pada Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang)
Bila diamati selintas, musik tradisional di Indonesia ini sifatnya...
Aku Dulu Ingin Jadi Dalang
Oleh: Trias Kuncahyono (Wartawan Senior Kompas)
Pernah, dulu sambil kuliah terbersit dalam hati dan pikiran untuk sekolah di Habirandha. Habirandha adalah sekolah pedalangan yang terletak di...
Salah Tafsir Amok
Oleh: A. Windarto
Peneliti di Libang Realino, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
Bukan kebetulan bahwa akar kekerasan dari amok diyakini bersumber pada tradisi atau budaya masyarakat agraris,...
Indonesia dalam Kho Ping Hoo
Oleh: Purnawan AndraÂ
Alumni School of Humanities and Social Science, Universiti Sains Malaysia; bekerja di Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek
Sastra tidak hanya menjadi...
Kemandirian Ekonomi Pesantren dalam Teori Kapital
Oleh: Ngatawi Al-Zastrouw (Budayawan dan Sosiolog)
Dalam teori sosiologi yang digagas oleh sosiolog Perancis Piere Bourdieu (w. 2002) dikenal adanya berbagai jenis kapital. Menurut Bourdieu,...
Bahasa Rupa Tabrani dan Panil Relief Candi Borobudur
Oleh: Riza Istanto (Pemerhati Seni Rupa Percandian)
Bahasa Rupa adalah ilmu seni rupa temuan Tabrani (berkisar tahun 1980) yang digunakan untuk membaca gambar-gambar naratif atau...
Macapat: Antara Tradisi Keraton dan Masyarakat Umum
Oleh: Sunarto (Pengajar Filsafat dan Musikologi pada: Jurusan Sendratasi, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang)
Pendahuluan
Pada masa pra-Indik (dalam wilayah studi etnomusikologi, daerah Indonesia...
Gunung dan Sumbu Imajiner Manusia Jawa
Oleh: Aris Setiawan (Pengajar di ISI Surakarta)
Dalam Bahasa Kawi, gunungan dalam pertunjukan Wayang Kulit Jawa itu disebut dengan Meru, atau Maha Meru. Gunungan adalah...
Membongkar Istilah Peyoratif Atas Masyarakat Adat/Penghayat
Oleh: Chusnul C., (alumni Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, penulis buku Ekologi Adat Komunitas Ammatoa. E-mail: chusnul.c@mail.ugm.ac.id).
Adanya pengakuan...
Kuda: Simbol dalam Shamanisme
Oleh: Sunarto (pengajar Filsafat dan Musikologi pada Jurusan Sendratasi, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang)
Lukisan kuda dari Prasejarah yang ditemukan dalam gua Lascaux,...
Urgensi Budaya Marsiadapari di Masa Pandemi
Oleh:Â Roy Martin Simamora (Penulis adalah Pengajar Filsafat Pendidikan PSP ISI Yogyakarta; Alumnus National Dong Hwa University, Taiwan)
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya dan berbudi...






















