Hukum Waris dan Kesetaraan Gender: Perspektif KUHP, Islam dan Adat
Oleh: Jenny Chatab (sosiolog alumnus Universiteit Utrecht, Belanda. Korespondensi: jennychatab@gmail.com)
Kajian ini fokus pada studi tentang penerapan hukum waris di Indonesia yang mengacu pada hukum...
Bergoyang Sambil Berdoa: Menelisik Relasi Musik Dangdut dan Religi
Oleh: Michael HB Raditya (Peneliti di LARAS: Studies of Musics in Society dan editor Jurnal Kajian Seni, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)
Sudah...
In Memoriam Prie GS: Selamat Jalan Sastrawan-Sufi yang Humoris
Oleh: Sumanto Al Qurtuby (Direktur Nusantara Institute)
Betapa kagetnya hari ini saya membaca berbagai kabar berita tentang wafatnya Mas Prie GS yang konon diakibatkan oleh...
Sesaji Raja Suya: Kuasa dan Rasa
uku ini memiliki kontribusi penting bagi literatur sastra dan kebudayaan di Indonesia, khususnya kajian pewayangan, yang masih minim jumlahnya. Selain itu, buku ini menawarkan kerangka penelitian tekstual atas lakon wayang purwa yang lebih rinci, khususnya dalam kerangka kajian adaptasi sastra, disamping menawarkan metode penggalian konsep-konsep filsafat Jawa dari karya sastra Jawa, khususnya lakon wayang.
Sakdiah: Negosiasi Gender dalam Musik Pop Gayo
Buku ini membahas tentang Sakdiah, seorang diva musik Pop Gayo, Aceh, yang berjuang untuk atau demi eksistensi musik pop di tengah kultur patriarki Gayo dan aturan Syariat Islam Aceh yang, dalam banyak hal, tidak ramah dengan seni musik dan peran perempuan di ranah publik.
Jawa, Islam dan Nusantara: Memposisikan Agama dalam Keragaman Budaya
Penelitian ini akan disajikan ke dalam enam bab. Bab pertama berisi latar belakang penelitian, identifikasi masalah, ruang lingkup, pertanyaan penelitian, beberapa penelitian terdahulu dengan tema terkait, metode penelitian, dan sistematika pembahasan. Melalui bab pendahuluan ini, kegelisahan akademis serta fokus penelitian yang akan dilakukan diharapkan dapat dipahami.
Bab dua berisi penjelasan tentang pengertian dan ruang lingkup kebebasan beragama, serta penjelasannya dalam al-Quran dan hadis. Pembahasan ini bertujuan untuk mengambil kesimpulan konsep kebebasan beragama di dalam Islam yang akan dijadikan sebagai parameter untuk menilai kebebasan beragama di dalam S{ah}i>fah al-Madi>nah dan al-Syuru>t} al-‘Umariyah.
Bab tiga berisi pembahasan tentang kondisi sosial masyarakat Madinah yang menjadi latar belakang terbentuknya S{ah}i>fah al-Madi>nah, konstruksi kebebasan beragama dalam S{ah}i>fah al-Madi>nah, pandangan para sarjana, serta analisis berbagai kemungkinan S{ah}i>fah al-Madi>nah dijadikan sebagai sumber hukum di dalam Islam. Melalui penjelasan demikian diharapkan dapat menjawab pertanyaan pertama dalam penelitian ini.
Bab empat mengkaji al-Syuru>t} al-‘Umariyah yang dimulai dari uraian tentang keberagaman riwayat tentangnya, latar belakang kemunculan Perjanjian Umar yang disebut dengan al-‘Uhdah al-‘Umariyah dan riwayat Perjanjian Umar yang diistilahkan dengan al-Syuru>t} al-‘Umariyah. Al-Syuru>t} al-‘Umariyah selain akan dikaji sisi riwayat dan sejarahnya, juga dijelaskan kontruksi kebebasan beragama di dalam isinya, serta dampaknya terhadap fikih.
Sejarah Majapahit: Struktur Pemerintahan & Pembagian Area Kerajaan
Oleh : Yuda Prinada (Reporter Tirto.id)
Kerajaan Majapahit tercatat dalam sejarah pernah menjadi kemaharajaan besar di Nusantara sejak akhir abad ke-13 hingga abad ke-16 Masehi....
Menjaga Eksistensi Bahasa Daerah
Oleh: Roy Martin Simamora (Dosen PSP ISI Yogyakarta & alumnus National Dong Hwa University, Taiwan)
Bahasa adalah kumpulan simbol yang membentuk sistem yang digunakan untuk...
Semangat Kebangsaan Islam Nusantara
Oleh: Fathorrahman Ghufron (Wakil Katib PWNU Yogyakarta dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama Fakultas Saintek UIN Sunan Kalijaga)
Pada mulanya, Indonesia adalah serapan perkumpulan massa...
Relasi Muslim-Kristen di Pulau Ambon: Menegosiasikan Identitas Keagamaan, Otoritas Kebudayaan dan Modernitas di Leihitu
Oleh: Steve Gerardo Christoffel Gaspersz
(Dosen pada Fakultas Teologi dan Program Pascasarjana Teologi, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Ambon)
Studi ini adalah upaya untuk memahami dinamika agama...
Tarekat, Politik dan Penguasa: sebuah dinamika JATMAN
Oleh: Achmad Jauhari Umar (Mahasiswa Pascasarjana CRCS, Universitas Gajah Mada)
Polda Metro Jaya telah telah mengadakan Silaturahmi Nasional Lintas Agama pada (27/12) di Jakarta dengan tema...
Ki Ageng Basyariah, Leluhur Gus Dur di Madiun
Oleh: Rijal Mumazziq Z (Rektor Institut Agama Islam al-Falah Assunniyyah Kencong Jember)
Ketika terjadi Geger Pacinan yang menumbangkan tahtanya, 1742, Paku Buwono II melarikan diri...
























